BANTUL - Di penghujung bulan Mei ini, semangat jamaah Masjid As-Salam Sutopadan dalam memakmurkan rumah Allah sama sekali tidak surut.
Rangkaian kegiatan ibadah di akhir pekan diawali dengan pelaksanaan sholat Subuh berjamaah yang khusyuk, lalu dilanjutkan dengan rutinitas majelis ilmu, yakni Kajian Ahad Pagi. Pada kesempatan kali ini, kajian dibersamai oleh Ustadz Raharjo yang membawakan tausiyah bertemakan kebahagiaan hakiki.
Mengawali materinya, Ustadz Raharjo mengaku sangat kagum dan mengapresiasi antusiasme warga Sutopadan. Beliau menyoroti betapa lengkapnya komposisi jamaah yang hadir memenuhi masjid, mulai dari kalangan orang tua, remaja, hingga anak-anak. Menurutnya, pemandangan luar biasa seperti ini adalah aset berharga yang harus terus dijaga dan dilestarikan keberadaannya.
Beliau berpesan agar warga senantiasa saling mengajak masyarakat di sekitarnya untuk datang ke masjid agar tali silaturahmi semakin erat. Kepedulian antar sesama juga harus ditumbuhkan dari hal-hal kecil di lingkungan masjid.
"Jika ada jamaah aktif yang biasanya sholat berjamaah, namun tidak terlihat di masjid selama tiga hari, mari kita coba cari dan jenguk ke rumahnya. Jangan-jangan beliau sedang sakit dan sangat membutuhkan bantuan kita. Selain itu, jika azan berkumandang, segeralah ke masjid untuk memenuhi panggilan Allah. Bayangkan, jika kita diundang seseorang lalu kita tidak datang, bagaimana perasaannya? Apalagi ini adalah undangan langsung dari Sang Pencipta."
Memasuki materi inti kajian, Ustadz Raharjo menjelaskan bahwa setiap manusia pasti mendambakan rasa bahagia, baik kebahagiaan di dunia maupun di akhirat kelak. Untuk meraihnya, beliau menjabarkan ada 3 kunci utama kebahagiaan yang harus dipegang teguh oleh setiap jamaah:
-
Hati yang Senantiasa Bersyukur: Langkah pertama untuk bahagia adalah memperbanyak syukur. Kita harus mensyukuri nikmat sekecil apa pun, mulai dari nikmat bisa melangkah ke masjid untuk sholat Subuh, hingga nikmat rezeki sehari-hari. Jika kita merasa kekurangan uang atau makanan, ingatlah bahwa di luar sana masih banyak orang yang kelaparan berhari-hari. Jika merasa rumah kita hanya berdinding papan, ingatlah masih banyak orang yang tidak memiliki tempat berteduh. Mensyukuri nikmat akan membuat Allah melipatgandakan karunia-Nya, sebaliknya, kufur nikmat hanya akan mendatangkan siksa yang pedih.
-
Menjaga Lisan (Tutur Kata): Kunci kedua adalah membiasakan diri berbicara yang baik kepada siapa pun, terutama kepada keluarga sendiri. Sering kali terjadi fenomena terbalik di masyarakat: kita bisa bertutur kata sangat lembut kepada orang lain, namun justru mengeluarkan kata-kata kasar yang menyakiti hati kepada keluarga di rumah. Rasulullah SAW berpesan, barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam. Apalagi di zaman sekarang, di mana banyak anak yang cenderung berani dan kurang sopan kepada orang tua, maka membangun komunikasi dan keteladanan lisan di dalam keluarga menjadi sangat penting.
-
Menciptakan Lingkungan yang Baik: Kebahagiaan juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan yang sehat, yang dimulai dari dalam keluarga hingga meluas ke masyarakat. Maraknya kasus kenakalan remaja dan tindakan kriminal akhir-akhir ini harus menjadi alarm bagi para orang tua. Kita diwajibkan untuk menjaga anak-anak kita dengan memberikan aturan dan batasan yang tegas, misalnya memberlakukan larangan keluar rumah di atas jam 10 malam. Orang tua juga harus peduli dan mengenali dengan siapa anak-anak mereka bergaul demi menciptakan ekosistem lingkungan yang baik dan aman.
"Kalau kita semua bisa menjalankan tiga kunci kebahagiaan di atas, insya Allah kebahagiaan sejati dalam diri dan keluarga kita akan terwujud dengan sendirinya," pungkas Ustadz Raharjo menutup tausiyahnya.
Setelah rangkaian ilmu dan doa selesai dipanjatkan, kegiatan Kajian Ahad Pagi ini ditutup dengan kehangatan agenda sarapan bersama. Hidangan yang disajikan oleh panitia takmir menjadi pelengkap manis bagi jamaah untuk saling bersapa dan merajut ukhuwah sebelum kembali beraktivitas di hari libur ini.
Topik Terkait:
Penulis Berita
Admin As-Salam
Tim redaksi dan kontributor konten dakwah digital. Berdedikasi dalam menyajikan informasi terkini seputar kegiatan Masjid As-Salam Sutopadan.